Rabu, 18 Maret 2020

Kakan Kemenag Serahkan SK Penyuluh Agama


Kakan Kemenag Serahkan SK Penyuluh Agama
Kepala Kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA secara resmi menyerahkan 137 SK Penyuluh Agama Islam Non PNS di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Marabahan Kamis, 27/02/2020
Penyerahan secara simbolis diwakili oleh 17 orang, yang mewakili kecamatan yang masing-masing.
Dalam sambutannya kakan kemenag Batola mengatakan bahwa peran Penyuluh Agama iyalah mampu membimbing dan memberikan penyuluhan pada masyarakat melalui bahasa agama bukan sebagai anancer/pembawa acara, dan juga sebagai penyuluh agama memiliki fungsi advokatif yang artinya penyuluh memiliki tanggung jawab secara moral dan sosial terhadap masyarakat, penyuluh harus mampu menjalin kerjasama dan komunikasi dengan semua pihak, sekaligus terlibat aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
"Saya berharap kepada para penyuluh dapat berkerja dengan ketulusan hati, loyalitas dan kejujuran dalam menyampaikan bahasa agama di masyarakat," katanya dalam sambutan.
Ia juga mengingatkan kembali kepada para penyuluh untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas, jangan pernah sungkan untuk koordinasi dan meminta arahan kepada atasan/kasi Bimas Islam selama mengemban amanah dan tanggug jawab sebagai penyuluh.  "Tunjukkan pribadi yang agamis, agar menjadi panutan bagi masyarakat," pungkas H. Rusbandi
Sementara itu, panitia kegiatan Siti Fatimah, S.Sos.I  mengatakan dari 137 orang tenaga Penyuluh Agama diantaranya mereka ada yang baru bertugas tahun ini, ada juga wajah lama.
"Yang jelas, dengan bertambahnya tenaga penyuluh agama diharapakan akan memicu kinerja yang lebih bagus untuk Kementerian Agama di Batola," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, peran penyuluh agama di masyarakat sangatlah penting karenanya Kemenag melakukan seleksi penerimaan penyuluh. "Kami percaya kawan-kawan yang lulus seleksi memiliki integritas yang tinggi, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik" pungkas Fatimah. (Ref/foto:Masgun)

Ka Kemenag Buka Acara Penyebaran Informasi Persiapan Penerbitan Paspor


Ka Kemenag Buka Acara Penyebaran Informasi Persiapan Penerbitan Paspor
Marabahan (Kankemenag Batola).   Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala (kakan kemenag Batola) Drs. H. Rusbandi, MA secara resmi membuka acara Penyebaran Informasi Persiapan Pelayanan Penerbitan Paspor Calon Jemaah Haji (CJH) 1441H/2020M di Kubah datu ABdusshamad Marabahan, Rabu, 12/02/2020.
Dalam sambutannya H. Rusbandi menyampaikan pentingnya peran seksi PHU untuk mendampingi pengisian Perdim 11 CJH Tahun 2020, dalam pengisian Formulir Perdim 11, kalau ada JCH yang tidak bisa mengisi agar minta dampingi petugas PHU. “mari kita layani dan bimbing CJH mulai dari pengisian formulir permohonan paspor, manasik haji sampai pemulangan haji dengan baik dan tulus agar data dilengkapi sesuai aturan yang ada, supaya tidak ada kendala sebelum pemberangkatan nanti. Untuk itu dirinya memohon tidak ada kesalahan dalam pengisian data khususnya terkait dengan identitas diri.
“Identitas diri benar-benar harus jelas dan harus ada seperti KTP, ijazah  dan akta kelahiran, sehingga tidak ada masalah ketika dibawa ke Kantor Imigrasi,”
Lebih lanjut H. Rusbandi menjelaskan Perdim 11 adalah formulir perjalanan untuk warga negara Indonesia. Pengisian Perdim 11 merupakan salah satu persyaratan dalam pengajuan permohonan paspor, dimana untuk calon jemaah haji pengisiannya dibimbing oleh Kemenag melalui KUA secara kolektif. Hal ini dimaksudkan agar CHJ lebih mudah, benar, jelas serta lengkap dan tidak terjadi kesalahan, jelasnya. (Ref/Ft:Masgun)

Tamba Jaya Desa Beruntung 2020


Tamba Jaya Desa Beruntung 2020

Marabahan (Kankemenag Batola). Desa Tamba Jaya Kecamatan Tabukan menjadi desa paling beruntung di tahun 2020, demikian disampaikan oleh kepala kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Barito Kuala (Batola) Drs H. Rusbandi MA saat memberikan mandat pada kasi Bimas Islam Drs H. Mi’in untuk mengikuti kegiatan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di ruang kerjanya Kamis, 20/02/2020
Dikatakan beruntung karena di Batola ada 17 Kecamatan dan terdiri dari 196 Desa/Kelurahan, jika orogram P2WKSS ini terus berlanjut maka harus menunggu 196 tahun karena programnya dalam setahun hanya ada satu desa itupun kalau programnya tetap ada, kalau programnya tidak ada berarti desa yang lain tidak ada harapan untuk mendapatkan program P2WKSS ini.
 “Kita semua tentu sudah memahami bahwa program terpadu seperti P2WKSS merupakan salah satu program yang berupaya meningkatkan peranan kaum wanita dalam pembangunan, baik dari sisi SDM maupun dari sisi SDA. Tujuannya untuk mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia,” kata Mantan Kakan Kemenag Tanah Laut.
Sementara di tempat kegiatan Wakil Bupati Barito Kuala H. Rahmadian Noor mengatakan Implementasi hasil dari program P2WKKS ini, secara khusus sangat dirasakan oleh kaum perempuan di pedesaan, terutama dalam upaya meningkatkan cakupan bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pemberdayaan perempuan.
“Program perbaikan fisik pada P2WKSS, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, jalan desa dan pembangunan lingkungan,” jelas Rahmadian Noor saat memberikan sambutan
Menurut orang dua di Kabupaten Batola, bahwa pelaksanaan program P2WKSS di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan keluarga sehat sejahtera melalui pemberdayaan kaum perempuan sebagai motor penggerak pembangunan. (Ref/Ft:Masgun)

Balitbang Agama Semarang Lakukan Penelitian di Batola


Balitbang Agama Semarang Lakukan Penelitian di Batola
Marabahan (Kankemenag Batola).  Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama Semarang lakukan penelitian di Barito Kuala(Batola), kegiatan itu dimulai sejak kedatangan Rosidin utusan dari Balitbang Semarang menemui kepala Kantor Kementerian Agama (kakan Kemenag) Batola  Drs H. Rusbandi, MA di ruang kerja, Senin, 24/02/2020.
Dalam pertemuan singkat itu Rosidin menyampaikan maksud dan tujuan datang ke kantor Kemenag Batola, adalah dalam rangka mengadakan penelitian, menghimpun data dan informasi tentang Nilai-nilai Pendidikan Agama dalam Tradisi Lisan di Kalimantan selatan selama 6 hari dimulai tanggal 23 s.d 29 Februari 2020 kata Rosidin.
Lebih jelas Rosidin mengatakan alasannya memilih kemenag Batola untuk menjadi obyek penelitian, “sebetulnya yang kita teliti  bukan hanya Batola saja, tapi juga ada kabupaten lain, Banjarmasin, Tapin, Banjar Baru dan Kabupaten Banjar. Hasil hasil penelitian ini selanjutnya menjadi acuan dalam pengambilan keputusan di lingkungan Kementerian Agama.
H. Rusbandi dalam sambutannya menyatakan kesiapannya untuk memenuhi segala keperluan penelitian yang dilakukan oleh pihak Balitbang, dengan harapan nanti hasilnya bisa menjadi bahan dalam merumuskan, menetapkan dan menerapkan berbagai kebijakan yang akan datang.
Visi Kementerian Agama adalah “terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, dan sejahtera lahir batin”.
Dalam usaha mencapai visi tersebut Kementerian Agama menjalankan misi: meningkatkan kualitas kehidupan beragama; meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama; meningkatkan kualitas pendidikan agama dan pendidikan keagamaan; meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji; dan mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa.
“kita sadar untuk kepentingan pemenuhan visi dan misi ini, diperlukan penelitian-penelitian kebijakan yang akurat dan berkualitas”, kata mantan kakan Kemenag Tanah Laut. (Ref/Masgun:Foto/Munir)

Senin, 16 Maret 2020

Satukan Visi KKMTs Batola adakan Rapat Koordinasi


Satukan Visi KKMTs Batola adakan Rapat Koordinasi


Marabahan (Kemenag Batola). Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs ) Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengadakan rapat koordinasi di komplek yayasan Ibtidaussalam Anjir Pasar, kamis 30/01/2020

Acara yang diinisiatori KKMTs  itu dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kab. Batola, Kepala Seksi Penmad Kankemenag Batola, dan Pengawas.
Dalam sambutannya ketua KKMTs Batola Abdul Khair, M.Pd.I mengatakan, dengan diselenggarakan rakor ini bisa terwujud satu visi pendidikan madrasah di Batola, yaitu Madrasah hebat bermartabat, berkarakter, dan menjadi pilihan ummat. Visi besar itu tidak akan tercapai apabila diantara kita masih berfikir ego sektoral, mementingkan lembaga masing-masing, bahkan kita akan tergilas oleh regulasi pendidikan yang begitu cepat. Melalui kerjasama yang baik antara anggota dan pengurus KKMTs dan MGMP, insya Allah hasilnya akan dapat dirasakan yaitu peningkatan mutu pendidikan madrasah di masa yang akan datang, kata Abdul Khair.

Sementara Kakan kemenag Batola, Drs. H. Rusbandi, MA menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas terselenggaranya kegiatan Rakor ini, melalui terbentuknya pengurus MGMP MTs di Batola diharapkan madrasah harus lebih baik, tidak hanya menjadikan anak pintar tapi juga beakhlaq mulia, bila ada kasus peserta didik madrasah itu hanya kasuistik saja, satu dua siswa saja, tidak ada kasus tawuran antar siswa madrasah, apalagi setiap pagi sudah baca Al Qur’an. Harapannya dengan adanya MGMP dapat menghasilkan produk-produkperangkat dan menghasilkan produk untuk meningkatkan mutu pembelajaran sehingga dapat mewujudkan madrasah yang hebat dan bermartabat  
Mantan Kakan Kemenag Tanah Laut ini menambahkan, guna meningkatkan pelayanan pendidikan yang profesional perlu ada langkah kongkrit, salah satunya adalah sinergitas antara pelaksana pendidikan itu sendiri yang dalam hal ini terwadahi oleh KKMTs dan MGMP. Jangan perbedaan menjadi penghalang dalam menuju satu cita-cita besar, dengan saling asah asih asuh antara kita, maka pendidikan madrasah di Batola akan menjadi contoh daerah-daerah lainnya yang akhirnya kita menjadi Khoirunnas anfauhum linnas pungkas Rusbandi. (Ref/Masgun:Ft/Tim)


Kan Kemenag Batola Gelar uji coba tes CAT Petugas Haji


Kan Kemenag Batola Gelar uji coba tes CAT Petugas Haji


Marabahan – Humas. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk pertama kali rekrutmen dan seleksi petugas haji Indonesia menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem tersebut sebagai metode tes kompetensi dengan alat bantu smartphone berbasis android. Salah satu tujuannya yaitu mempercepat proses hasil ujian dan menciptakan standarisasi penilaian tes petugas haji.

Untuk memantapkan persiapan para peserta calon petugas haji dalam menghadapi tes kompetensi tersebut, Kantor Kementerian Agama Batola melaksanakan sosialisasi dan simulasi CAT. Sosialisasi yang di gelar oleh Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) itu diikuti 9 orang peserta untuk kategori TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia), TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) dan PPIH (Panitia Pelaksana Ibadah Haji) Arab Saudi.

“Simulasi ini sebagai langkah antisipatif akan kemungkinan kesulitan yang dihadapi para peserta saat pelaksanaan CAT Tingkat kabupaten/kota karena tidak semua peserta mampu mengoperasikan android, mengenal jaringan internet, dan lain-lain,” jelas Hamdan Staf seksi PHU, Senin, 27/01/2020.
Menurut H. Rusbandi, sistem CAT merupakan hal baru dalam proses perekrutan petugas haji. Di mana para peserta dituntut melek IT karena mereka akan mengerjakan soal dengan menggunakan laptop, diharapkan dengan system CAT mampu melahirkan petugas haji yang profesional dan berkompeten. Sistem CAT Diyakini Mampu Lahirkan Petugas Haji Profesional. “Kemenag hari ini mencari petugas yang siap melayani, bukan petugas yang siap melaksanakan ibadah haji” ujarnya.
Mantan ka Kemenag Tanah Laut ini menyampaikan bahwa rekrutmen petugas haji menggunakan sistem CAT merupakan hal yang baru. “Rekrutmen petugas haji menggunakan sistem CAT adalah ‘makhluk baru’ tahun ini, yang menjadi salah satu syarat untuk memasuki pintu menjadi petugas haji,” tukasnya.

Melalui sistem CAT, ia pun berharap akan lahir petugas haji yang memenuhi kualifikasi dan harapan masyarakat utamanya calon jemaah haji. “Penggunaan IT dalam melaksanakan tugas sebagai petugas sangat dibutuhkan dan memiliki arti penting, sebab prinsip efektifitas dan efesiensi yang dimiliki oleh sistem IT akan sangat membantu jemaah haji kita dalam proses pelaksanaan ibadahnya baik sejak di tanah air, maupun selama berada di Tanah suci,” jelasnya. (Ref?ft:Masgun)

Ka Kemenag Promosikan Kamad MIN


Ka Kemenag Promosikan Kamad MIN


Marabahan – Humas. Kepala Kantor Kementerian Agama (ka Kan kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA di Aula Al Ikhlas kamis, 8/01/020 resmi melantik dua kepala madrasah (Kamad) dan satu pengawas madrasah.

Dua PNS yang mendapat promosi menjadi kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) adalah Suwarno, M.Pd menjabat sebagai kepala MIN 9 Barito Kuala, dan Rosmawardani, S.Pd.I menjadi Kepala MIN 4 Barito Kuala. Sedang seorang kepala MIN mendapat promosi menjadi Pengawas Madrasah adalah Muhammad Noor, S.Ag dari Kamad MIN 9 Batola  menjadi Pengawas Madrasah.
Dalam sambutannya ka Kan Kemenag mengatakan Jabatan pengawas Madrasah (Pengawas) merupakan jabatan fungsional tertinggi yang dicapai oleh guru. Merupakan sebuah pola karier yang telah ditentukan oleh Undang-undang, Peraturan Mendikbud bahkan Peraturan menteri PAN.

Untuk kepala MIN yang baru, perbedaan pengelolaan keuangan antara madrasah swasta dan madrasah negeri kalau madrasah negeri ada dana DIPA dan BOS, sedang untuk madrasah swasta hanya punya BOS, jadi pengelolaan bangunan harus jadi perhatian.

Lebih lanjut mantan ka kemenag Tanah Laut meminta kepada seluruh kamad MIN untuk berusaha menampilkan keunggulan MIN pada acara pentas seni di TV Banjarmasin, pinta H. Rusbandi.
Sementara Suwarno, M.Pd Kamad yang baru dilantik mengatakan bersyukur mendapat amanah dan kepercayaan menjadi Kamad MIN 9 Batola, dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. (Ref/Ft:Masgun)

ingkatkan Kesehatan Sekolah, Batola bentuk Pengurus UKS


Tingkatkan Kesehatan Sekolah, Batola bentuk Pengurus UKS

Marabahan (Kemenag Batola). Dalam rapat Kementerian Agama (Kemenag) Barito Kuala (Batola) beserta beberapa instansi daerah sepakat membentuk pengurus Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di ruang kerja eselon 1 Barito Kuala Selasa, 28/01/2020.

Kepala Kantor Kemenag Batola Drs. H. Rusbandi, MA dalam keterangannya usai mengikuti rapat mengatakan, bahwa latar belakang pelaksanaan UKS bila di tinjau secara umum memperlihatkan bahwa prinsip hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik belum mencapai tingkat yang di harapkan, sarana prasarana masih belum memadai serta ancaman sakit terhadap murid masih tinggi hingga banyaknya masalah kesehatan pada anak usia sekolah (cacingan, caries gigi, penyalahgunaan narkoba, masalah gizi, disentry,dll). Untuk itu, maka di perlukannya Monitoring dan Evaluasi yang lebih optimal untuk mensukseskan program UKS di sekolah-sekolah, juga optimalisasi kerjasama lintas program dan sector, kata mantan ka Kemenag Tanah Laut.

Sementara Asisten Bidang Kemasyarakatan Drs. Akhmad Mawarni, M.Pd saat memimpin rapat mengatakan rencana tindak lanjut untuk optimalisasi kegiatan UKS Tingkat Batola adalah menentukan sekretariat UKS Batola, alokasi sumber dana bagi kegiatan UKS, pembentukan Tim Pembina UKS di 17 kecamatan dan rencana study banding ke kabupaten lain. Tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi nya sudah di tetapkan oleh Tim Pembina UKS Pusat yang antara lain dari segi pendidikan kesehatan, aspek pelayanan kesehatan, aspek pembinaan lingkungan sekolah sehat, aspek ketenagaan, aspek sarana dan prasarana, aspek biaya, aspek penelitian dan pengembangan serta aspek monitoring, evaluasi dan pelaporan, papar Mawarni.
Hadir dalam rapat ini Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, Pemda/Bagian Kesra dan Tim Penggerak PKK Kab Batola. (Ref/ft:Masgun)

Ka Kemenag : Semoga Batola terhindar dari Bencana

Ka Kemenag : Semoga Batola terhindar dari Bencana
Marabahan – Humas. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabuapaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA berharap Batola bisa terhindar dari bala bencana, harapannya itu disampaikan melalui bait-bait doa yang dibacakan pada Apel Siaga banjir dan putting beliung di halaman Kodim 1005 Marabahan Selasa, 14/01/020
Sesiap apapun kita terhadap bencana akan lebih baik lagi kalau tidak terjadi bencana atau terhindar dari bencana kata mantan ka aemenag Tanah Laut dalam komentarnya.
Sementara Wakil Bupati H Rahmadian Noor mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siap siaga mengantisipasi berbagai bencana. “Kita harus selalu siap siaga mengantisipasi berbagai bencana melalui pengorganisasian serta langkah yang tepat guna dan berdaya guna,” ucapnya.
Lebih jauh Wabup mengutarakan, telah banyak kejadian dan bencana termasuk banjir pada saat musim hujan tiba. Banjir tersebut, katanya, mengancam hingga tempat-tempat permukiman dan fasilitas umum milik pemerintah yang sebagian besar berada di bantaran sungai.
Sehubungan dengan itu, ia berharap, melalui apel yang dilaksanakan selain sebagai bentuk perhatian dan kesiapan terhadap bencana banjir dan puting beliung sekaligus sebagai perwujudan rasa kebersamaan dan keterpaduan seluruh elemen dalam melakukan penanggulangan bersama sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Dalam kesempatan yang sangat baik ini saya ingin mengingatkan kepada kita semua, khususnya bagi peserta apel, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap bencana, terutama banjir dan angin puting beliung di seluruh wilayah Batola yang harus menjadi fokus perhatian,” ingatnya.
Mantan anggota DPRD Batola itu juga mengharapkan perhatian seluruh masyarakat semakin tinggi dalam membantu mengantisipasi sekaligus mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat bencana.
“Dengan terbangunnya kesadaran bersama kita berharap akan melahirkan gerakan antisipasi penanggulangan secara terarah dan terkoordinasi guna mengurangi dampak resiko lebih besar terhadap bencana banjir dan puting beliung yang kerap terjadi di Batola,” harap wabup.
Apel Siaga Bencana Banjir dan Puting Beliung di Kodim 1005 Marabahan ini melibatkan anggota TNI, Polisi, Satpol-PP, BPBD, serta berbagai komponen masyarakat seperti para sukarelawan, ormas, kepemudaan, BPK, PMI, dan lainnya. Apel juga ditandai peninjauan pasukan serta penyerahkan secara simbolis alat dukung penanggulangan bencana berupa mobil ambulan, speedboat, perahu karet dan sampan.
Apel yang juga dihadiri Dandim 1005 Marabahan Dandim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto SE, Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno SIK, yang mewakili Kajari Batola, Kadinsos Fuad Syekh, Kepala BPBD Batola Sunarno, dan Kakan Kemenag Rusbandi. (Ref/ft:Masgun)

Rabu, 20 Maret 2019

Anjir Pasar Juara Umum MTQ ke-50


Anjir Pasar Juara Umum MTQ ke-50

Marabahan (Kemenag Kalsel). Kecamatan Anjir Pasar meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kali ini. Sedangkan juara umum perorangan diraih Nurisma dari Kecamatan Kuripan.
Peserta Cabang Tilawatil Qur’an Dewasa Puteri ini berhasil menggungguli peserta tilawah lainnya termasuk dari peserta pria dengan raihan nilai 289. Sementara peserta terbaik I Dewasa Putera kembali diraih Muhammad Jabir. Peserta dari Kecamatan Marabahan ini mampu mempertahankan prestasi yang diraihnya pada pelaksanaan MTQN ke-49 di Kecamatan Wanaraya tahun 2018 lalu
MTQ Nasional ke-50 Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Kecamatan Marabahan telah berakhir. Bupati Hj Noormiliyani AS Murad telah menutup kegiatan, Senin (15/03) malam.
Dalam sambutannya Bupati Noormiliyani mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah berhasil meraih prestasi yang memuaskan. Sementara kepada yang belum beruntung ia berharap dapat lebih memotivasi dan memacu semangat untuk terus meningkatkan prestasi serta rasa lebih mencintai dan mengamalkan Alquran sehingga pada akhirnya mampu menorehkan prestasi lebih gemilang khususnya di even-even berikutnya.
“Jangan patah semangat, teruslah belajar meningkatkan kualitas dan memuliakan kitab suci Alquran,” ajaknya
Sebelumnya kepala kantor kementerian Agama Batola Drs. H. Rusbandi, MA berharap ajang MTQ Nasional ke- 50 ini bisa menjadi wahana yang positif konstruktif bagi seluruh pesertanya, untuk menambah pengalaman bermusabaqah, guna mempersiapkan diri untuk tampil lebih baik lagi, untuk meraih prestasi sebagai yang terbaik, dalam rangka mengangkat dan mengharumkan nama kabupaten Barito Kuala diajang MTQ tingkat Nasinal, Regeonal, bahkan Internasional, harap mantan ka kan Kemenag Tanah Laut.
Penutupan yang dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor dan isteri Hj Saraswati Dwi Putranti, para anggota forkopimda, Penjabat Sekda Batola H Abdul Manaf dan isteri, para anggota DPRD Batola, mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad, anggota DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, sejumlah pejabat, pengusaha, pimpinan BUMN, BUMD, pimpinan SKPD, Kakan Kemenag Batola H Rusbandi, para camat dan isteri, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai lapisan masyarakat ini berlangsung sangat semarak.
Untuk Cabang Tilawatil Quran golongan anak-anak terbaik I putera diraih Arie Sandi dari Kecamatan Anjir Pasar sedangkan puteri diraih Nurussalimah dari Kecamatan Cerbon. Untuk Golongan Remaja putera terbaik I diraih Ahmad Syauqi dan puteri Miftahul Jannah (keduanya dari Alalak). Cabang Tartil putera terbaik I diraih M Wahid Adli (Alalak) dan puteri Nurul Azkia (Tabukan), Cabang Hifzil golongan 1 juz putera terbaik I diraih Hamid (Kuripan) dan puteri Nur Fadillah (Cerbon), golongan 5 juz putera terbaik I Junaidi (Anjir Pasar) dan puteri diraih Siti Aminah (Rantau Badauh).
Untuk golongan 10 juz putera terbaik I diraih M Luqman Hakim (Bakumpai) dan puteri diraih Ziadatul Husna (Cerbon), golongan 20 juz putera terbaik I diraih Ahmad Saifiy (Anjir Pasar) dan puteri Siti Aisyah (Rantau Badauh), golongan 30 putera terbaik I diraih Saifullah (Alalak).
Untuk terbaik I penulisan naskah putera diraih Hadili (Marabahan) dan puteri diraih Hidayatussa’adah (Barambai), terbaik I hiasan mushaf putera diraih Hamdani dan puteri Raudhatul Jannah (keduanya dari Rantau Badauh). Cabang dekorasi putera terbaik I diraih Sam’ani (Barambai), puteri Selvia Yulianti (Rantau Badauh), kontemporer putera terbaik I diraih Abdus Salam (Rantau Badauh) dan puteri Miftahul Jannah (Tabunganen).
Cabang Syahril putera terbaik I diraih Rifa’i, M Deny Haryandi, dan M Agus (Wanaraya), sedangkan puteri diraih Siti Makiah, Siti Rafi’ah, dan Julia Puteri (Alalak), terbaik I Cabang Fahmil putera terbaik I diraih Adiatma, Ilham Fazar, dan M Taufiq Rajabbianur sedangkan puteri diraih Hairatu Saleha, Kurniawati dan Nahlatul Wardah (keduanya dari Anjir Pasar).
Sementara pawai ta’aruf terbaik I diraih Kecamatan Marabahan. Sedangkan kecamatan yang menempati 5 besar masing-masing ditempati Anjir Pasar, Rantau Badauh, Marabahan, Alalak dan Cerbon. (Ref/Ft:Masgun)

Bupati Lantik Dewan Hakim


Bupati Lantik Dewan Hakim

Marabahan (Kemenag Kalsel). Dalam pelaksanaan peran dan fungsi, LPTQ perlu bersinergi dan menjalin kerjasama serta kemitraan dengan lembaga-lembaga serta yayasan masyarakat yang bergerak dalam bidan pendidikan Alquran.
Demikian sampaikan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS saat melantik Dewan Hakim/Juri MTQ di Aula Selidah Kabupaten Batola, Jumat 15/03/19.
Pada pelantikan yang juga dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor itu, bupati perempuan pertama di Kalsel ini juga melantik Dewan Hakim/Juri MTQ Nasional ke-50 tingkat Kabupaten Batola Tahun 2019 yang berlangsung di Kecamatan Marabahan yang mulai dibuka, Jumat (15/03/2019) sore.
Kepada para dewan hakim/juri MTQN Batola ke-50 di Kecamatan Marabahan yang baru dilantik, Noormiliyani mengimbau agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak melakukan intervensi terhadap tugas dan tanggungjawab serta hasil penilaian para dewan hakim.
Mengingat, lanjutnya, hasil dari pelaksanaan MTQ ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi Pemkab Batola sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan program pembangunan keagamaan dalam satu tahun terakhir yang akan menjadi masukan dalam penyusunan program pembangunan keagamaan ke depan.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala Drs. H. Rusbandi, MA menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan bagi setiap anggota dewan hakim dan panitera, guna suksesnya pelaksanaan MTQ ke- 50 tingkat Kabupaten Batola yaitu dewan hakim dan panitera senantiasa menjunjung tinggi sikap obyektivitas yang dilandasi atas ketulusan hati, ikhlas, sehingga mampu menghindari pola pikir yang bersifat subyektif di dalam memberikan penilaian, memegang teguh asas keadilan dan mampu menyelami rasa keadilan masyarakat, dengan menghindari pertimbangan relasi pribadi antara dewan hakim dan panitera merupakan tumpuan dan harapan dalam menegakkan keadilan dan kejujuran, serta bersikap dan bertindak profesional dalam arti berpegang teguh kepada aturan yang berlaku dalam melaksanakan tugas dan amanah sesuai dengan keahlian/kompetensi masing-masing secara maksimal dan sebaik-baiknya, pungkas mantan ka kemenag Tanah Laut. (Ref/Ft:Masgun)

USBN PAI Lancar


USBN PAI Lancar

Marabahan (Kemenag Kalsel). Pelaksanaan Ujian Sekolah  Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Islam (PAI) di dua sekolah SMAN 1 Anjir Pasar dan SMKN 2 Anjir muara berjalan dengan lancar dan tertib, ini diketahui saat tim monitoring mendatangi kedua sekolahan tersebut pada Senin 18/03/19.
USBN PAI dilaksanakan serentak pada hari ini diseluruh Provinsi kalimantanSelatan tingkat SMA/SMK.
Saat mengunjungi sekolahan itu Arip berpesan agar pelaksanaan USBN PAI tinhgkat SMA/SMK tahun kedepan lebih baik lagi dalam pelaksanaan nya. termasuk tentang kualitas dan mutu soal soalnya.
Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) PAI merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas, kata Arip
Pendidikan Agama khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI) sendiri sebenarnya pelaksanaan USBN bukanlah sesuatu yang baru karena Direktorat Pendidikan Agama Islam (DITPAI) Kementerian Agama RI sudah memulainya sejak Tahun pelajaran 2008/2009 atau 10 Tahun silam yang awalnya bernama Ujian Sekolah Standar Nasional (USSN). Meskipun saat itu hanya diikuti oleh sekolah-sekolah di 44 kabupaten/kota di Indonesia yang menyatakan siap mensupport terselenggaranya Ujian Sekolah dengan label tambahan "Standar Nasional", namun terobosan DITPAI tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu PAI sebagai mata pelajaran wajib yang diikuti peserta didik (beragama Islam) meskipun hanya 2 jam pelajaran setiap minggunya. Tujuan dari USSN yang kemudian berganti nama menjadi USBN, digariskan dalam pedoman pelaksanaannya meliputi 3 hal, yakni menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran PAI, meningkatkan mutu penilaian PAI pada satuan pendidikan dan mengevaluasi kinerja satuan pendidikan berdasar hasil penilaian PAI. (Ref/Ft:Masgun)


Ka Kemenag Batola : Pendidikan Agama Mempunyai Peran Yang Strategis


Ka Kemenag Batola : Pendidikan Agama Mempunyai Peran Yang Strategis

Marabahan (Kemenag Kalsel). Pendidikan Agama Islam di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam peningkatan mutu sumber daya manusia, demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA laksanakan monitoring Ujian Nasional mata pelajaran PAI di SMA N 1 Marabahan, Senin 18/03/19
Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap hasil pembelajaran peserta didik melalui USBN PAI.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag langsung  menyusuri ruang kelas dimana siswa kelas XII  sedang menyibukkan diri mengerjakan soal ujian mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Mantan kepala kemenag Tanah Laut mengatakan, "Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) PAI merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas," ungkapnya.
Kepala sekolah SMAN 1 Marabahan Kasmudin, M.Pd mengatakan Siswa SMA Marabahan yang beragama islam berjumlah 647 orang dengan rincian 224 orang siswa kelas X, 214 orang siswa kelas XI dan 209 orang siswa kelas XII. Adapun untuk USBN PAI  Tingkat SMA/SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Batola
USBN tingkat PAI di SMAN 1 Marabahan diikuti sebanyak 196 orang siswa dengan rincian 89 orang laki-laki dan 107 orang perempuan, hari pertama kita lakukan dengan menggunakan kertas pensil dan besok kita laksanakan dengan online/menggunakan computer kata kasmudin. (Ref/Ft:Masgun)


Selasa, 12 Maret 2019

Rakor KKMA menggali Problamatika di MA


Rakor KKMA menggali Problamatika di MA

Marabahan (Kemenag Kalsel). Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) se Kalimantan Selatan laksanakan rapat koordinasi (Rakor) di MAN 1 Barito Kuala (Batola) Rabu 06/03/19.

Dalam sambutannya Drs. H. Rusbandi Kepala Kementerian Agama Batola menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, dan berharap kegiatan bisa membawa manfaat untuk pengembangan mutu madrasah. Adapun tujuannya adalah pertama dalam rangka menggali problematika di MA. Kedua memusyawarahkan pola kegiatan K3MA yang lebih efektif guna untuk meningkatkan mutu madrasah. “Melalui kegiatan ini, diharapkan kegiatan K3MA bisa lebih efektif dan dapat berjalan sesuai apa yang direncanakan, kata mantan kepala kemenag Tanah laut

Pokok bahasan dalam rakor diantaranya persiapan menghadapi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK), Drs. Suardi selaku tuan rumah menjelaskan kepada peserta, bahwa Batola adalah daerah rawa yang banyak memiliki sungai, jadi nanti semua peserta akan kami bawa wisata susur sungai kata Suardi.

Sementara Kepala Bidang Drs. H. Fajriannoor Subhi mengatakan, insya Allah akhir bulan maret guru hasil CPNS 2018 akan ditempatkan sesuai SK BKN, dan pada bulan juli/ Agustus aka nada pelaksanaan kegiatan Ajang Kreatifitas, Keterampilan, Keagamaan Madrasah (AK3M) tingkat Kabupaten Kota dan tingkat Provinsi, kata H. Fajriannor Subhi. (Ref/Ft:Masgun)


Selasa, 05 Maret 2019

STRUKTUR KANTOR KEMENTERIAN AGAMA BARITO KUALA 2019


Logo MTQ ke- 50 Batola


Spanduk MTQ ke- 50 Batola


Kasi PAIS Tutup Kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran GPAI


Kasi PAIS Tutup Kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran GPAI
Marabahan (Kemenag Kalsel). Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala (Kemenag) Arip Rosadi, S.Pd.I secara resmi tutup kegiatan Pelatihan model model pembelajaran GPAI zona 7 Anjir pasar dan anjir muara di MIN 3 Batola Rabu, 27/02/19
alhamdulillah hari ini kegiatan terakhir dari 7 Zona yang telah dilaksanakan, kegiatan hari ini berjalan lancar dan tertib, mudahan bermamfaat untuk sabarataan dalam rangka peningkatan kompetensi dan kinerja GPAI Batola, ujar Arip
lebih lanjut Arip mengatakan tujuan pendidkan Islam adalah untuk membentuk akhlak mulia, persiapan menghadapi kehidupan dunia-akhirat, persiapan untuk mencari rizki, menumbuhkan semangat ilmiah, dan menyiapkan profesionalisme subjek didk. Dari lima tujuan pendidikan tersebut semuanya harus menuju pada titik kesempurnaan yang salah satu indikatornya adalah nilai tambah kuantitatif dan kualitatif. Dari tujuan tersebut nyatalah bahwa Islam menginginkan agar kelak setelah mendapat pendidikan agama Islam terciptalah manusia yang siap dalam segala hal
Sudah dikenal bahwa materi PAI adalah materi yang bernafaskan agama Islam. Dan juga dalam penyampaian materi tersebut sudah ada pembagian tersendiri yang terbagi dalam tingktaan-tingkatan masing-masing. Tingkatan tersebut sesuai dengan usia dan kemampuan akal anak (biqadri uqulihim). Ini tidak lain agar mereka mampu merangsang pemikiran serta memperteguh keimanan dan daya kreatifnya, papar Arip.
Kegiatan dilaksanakan sejak 7 Februari 2019 dan terakhir hari ini, diikuti seluruh guru PAI SD, SMP dan SMA/SMK baik negeri maupun honorer secara. (Ref/Ft:Masgun)


TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA

  TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER                         KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA    ...