Humas Kemenag Batola
ARSIP HUMAS KEMENAG BATOLA
- September 2021 (2)
- Desember 2020 (1)
- Maret 2020 (18)
- Agustus 2019 (1)
- Juli 2019 (1)
- Maret 2019 (11)
- Februari 2019 (7)
- November 2018 (3)
- Oktober 2018 (9)
- September 2018 (1)
- Agustus 2018 (2)
- Juli 2018 (2)
- Maret 2018 (2)
- Februari 2018 (20)
- Januari 2018 (9)
- Oktober 2017 (2)
- Agustus 2016 (1)
- Februari 2016 (2)
Rabu, 10 Juli 2019
Rabu, 20 Maret 2019
Anjir Pasar Juara Umum MTQ ke-50
Anjir Pasar Juara Umum MTQ ke-50
Marabahan
(Kemenag Kalsel).
Kecamatan Anjir Pasar meraih juara
umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kali ini. Sedangkan juara umum
perorangan diraih Nurisma dari Kecamatan Kuripan.
Peserta Cabang Tilawatil Qur’an Dewasa Puteri ini berhasil menggungguli
peserta tilawah lainnya termasuk dari peserta pria dengan raihan nilai 289.
Sementara peserta terbaik I Dewasa Putera kembali diraih Muhammad Jabir.
Peserta dari Kecamatan Marabahan ini mampu mempertahankan prestasi yang
diraihnya pada pelaksanaan MTQN ke-49 di Kecamatan Wanaraya tahun 2018 lalu
MTQ Nasional ke-50 Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Barito Kuala (Batola) di
Kecamatan Marabahan telah berakhir. Bupati Hj Noormiliyani AS Murad telah
menutup kegiatan, Senin (15/03) malam.
Dalam sambutannya Bupati Noormiliyani mengucapkan selamat kepada seluruh
pemenang yang telah berhasil meraih prestasi yang memuaskan. Sementara kepada
yang belum beruntung ia berharap dapat lebih memotivasi dan memacu semangat
untuk terus meningkatkan prestasi serta rasa lebih mencintai dan mengamalkan
Alquran sehingga pada akhirnya mampu menorehkan prestasi lebih gemilang
khususnya di even-even berikutnya.
“Jangan patah semangat, teruslah belajar meningkatkan kualitas dan
memuliakan kitab suci Alquran,” ajaknya
Sebelumnya kepala kantor kementerian Agama Batola Drs. H. Rusbandi, MA
berharap ajang MTQ Nasional ke- 50 ini bisa menjadi wahana yang positif
konstruktif bagi seluruh pesertanya, untuk menambah pengalaman bermusabaqah,
guna mempersiapkan diri untuk tampil lebih baik lagi, untuk meraih prestasi
sebagai yang terbaik, dalam rangka mengangkat dan mengharumkan nama kabupaten
Barito Kuala diajang MTQ tingkat Nasinal, Regeonal, bahkan Internasional, harap
mantan ka kan Kemenag Tanah Laut.
Penutupan yang dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor dan isteri Hj
Saraswati Dwi Putranti, para anggota forkopimda, Penjabat Sekda Batola H Abdul
Manaf dan isteri, para anggota DPRD Batola, mantan Bupati Batola H Hasanuddin
Murad, anggota DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, sejumlah pejabat, pengusaha,
pimpinan BUMN, BUMD, pimpinan SKPD, Kakan Kemenag Batola H Rusbandi, para camat
dan isteri, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai lapisan
masyarakat ini berlangsung sangat semarak.
Untuk Cabang Tilawatil Quran golongan anak-anak terbaik I putera diraih
Arie Sandi dari Kecamatan Anjir Pasar sedangkan puteri diraih Nurussalimah dari
Kecamatan Cerbon. Untuk Golongan Remaja putera terbaik I diraih Ahmad Syauqi
dan puteri Miftahul Jannah (keduanya dari Alalak). Cabang Tartil putera terbaik
I diraih M Wahid Adli (Alalak) dan puteri Nurul Azkia (Tabukan), Cabang Hifzil
golongan 1 juz putera terbaik I diraih Hamid (Kuripan) dan puteri Nur Fadillah
(Cerbon), golongan 5 juz putera terbaik I Junaidi (Anjir Pasar) dan puteri
diraih Siti Aminah (Rantau Badauh).
Untuk golongan 10 juz putera terbaik I diraih M Luqman Hakim (Bakumpai)
dan puteri diraih Ziadatul Husna (Cerbon), golongan 20 juz putera terbaik I
diraih Ahmad Saifiy (Anjir Pasar) dan puteri Siti Aisyah (Rantau Badauh),
golongan 30 putera terbaik I diraih Saifullah (Alalak).
Untuk terbaik I penulisan naskah putera diraih Hadili (Marabahan) dan
puteri diraih Hidayatussa’adah (Barambai), terbaik I hiasan mushaf putera
diraih Hamdani dan puteri Raudhatul Jannah (keduanya dari Rantau Badauh).
Cabang dekorasi putera terbaik I diraih Sam’ani (Barambai), puteri Selvia
Yulianti (Rantau Badauh), kontemporer putera terbaik I diraih Abdus Salam
(Rantau Badauh) dan puteri Miftahul Jannah (Tabunganen).
Cabang Syahril putera terbaik I diraih Rifa’i, M Deny Haryandi, dan M
Agus (Wanaraya), sedangkan puteri diraih Siti Makiah, Siti Rafi’ah, dan Julia
Puteri (Alalak), terbaik I Cabang Fahmil putera terbaik I diraih Adiatma, Ilham
Fazar, dan M Taufiq Rajabbianur sedangkan puteri diraih Hairatu Saleha,
Kurniawati dan Nahlatul Wardah (keduanya dari Anjir Pasar).
Sementara pawai ta’aruf terbaik I diraih Kecamatan Marabahan. Sedangkan
kecamatan yang menempati 5 besar masing-masing ditempati Anjir Pasar, Rantau
Badauh, Marabahan, Alalak dan Cerbon. (Ref/Ft:Masgun)
Bupati Lantik Dewan Hakim
Bupati Lantik Dewan Hakim
Marabahan
(Kemenag Kalsel).
Dalam pelaksanaan peran dan fungsi,
LPTQ perlu bersinergi dan menjalin kerjasama serta kemitraan dengan
lembaga-lembaga serta yayasan masyarakat yang bergerak dalam bidan pendidikan
Alquran.
Demikian sampaikan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS saat melantik
Dewan Hakim/Juri MTQ di Aula Selidah Kabupaten Batola, Jumat 15/03/19.
Pada pelantikan yang juga dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor itu,
bupati perempuan pertama di Kalsel ini juga melantik Dewan Hakim/Juri MTQ
Nasional ke-50 tingkat Kabupaten Batola Tahun 2019 yang berlangsung di
Kecamatan Marabahan yang mulai dibuka, Jumat (15/03/2019) sore.
Kepada para dewan hakim/juri MTQN Batola ke-50 di Kecamatan Marabahan
yang baru dilantik, Noormiliyani mengimbau agar melaksanakan tugas dan
tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini juga mengimbau kepada seluruh
pihak untuk tidak melakukan intervensi terhadap tugas dan tanggungjawab serta
hasil penilaian para dewan hakim.
Mengingat, lanjutnya, hasil dari pelaksanaan MTQ ini nantinya akan
menjadi bahan evaluasi Pemkab Batola sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan
program pembangunan keagamaan dalam satu tahun terakhir yang akan menjadi
masukan dalam penyusunan program pembangunan keagamaan ke depan.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala Drs. H. Rusbandi, MA menyampaikan
beberapa hal yang harus diperhatikan bagi setiap anggota dewan hakim dan
panitera, guna suksesnya pelaksanaan MTQ ke- 50 tingkat Kabupaten Batola yaitu
dewan hakim dan panitera senantiasa menjunjung tinggi sikap obyektivitas yang
dilandasi atas ketulusan hati, ikhlas, sehingga mampu menghindari pola pikir
yang bersifat subyektif di dalam memberikan penilaian, memegang teguh asas keadilan
dan mampu menyelami rasa keadilan masyarakat, dengan menghindari pertimbangan
relasi pribadi antara dewan hakim dan panitera merupakan tumpuan dan harapan
dalam menegakkan keadilan dan kejujuran, serta bersikap dan bertindak
profesional dalam arti berpegang teguh kepada aturan yang berlaku dalam
melaksanakan tugas dan amanah sesuai dengan keahlian/kompetensi masing-masing
secara maksimal dan sebaik-baiknya, pungkas mantan ka kemenag Tanah Laut. (Ref/Ft:Masgun)
USBN PAI Lancar
USBN PAI Lancar
Marabahan (Kemenag
Kalsel). Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama
Islam (PAI) di dua sekolah SMAN 1 Anjir Pasar dan SMKN 2 Anjir muara berjalan
dengan lancar dan tertib, ini diketahui saat tim monitoring mendatangi kedua
sekolahan tersebut pada Senin 18/03/19.
USBN PAI dilaksanakan serentak pada hari ini diseluruh Provinsi
kalimantanSelatan tingkat SMA/SMK.
Saat mengunjungi sekolahan itu Arip berpesan agar pelaksanaan USBN PAI
tinhgkat SMA/SMK tahun kedepan lebih baik lagi dalam pelaksanaan nya. termasuk
tentang kualitas dan mutu soal soalnya.
Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) PAI merupakan
salah satu upaya dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas, kata Arip
Pendidikan Agama khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI) sendiri
sebenarnya pelaksanaan USBN bukanlah sesuatu yang baru karena Direktorat
Pendidikan Agama Islam (DITPAI) Kementerian Agama RI sudah memulainya sejak
Tahun pelajaran 2008/2009 atau 10 Tahun silam yang awalnya bernama Ujian
Sekolah Standar Nasional (USSN). Meskipun saat itu hanya diikuti oleh
sekolah-sekolah di 44 kabupaten/kota di Indonesia yang menyatakan siap
mensupport terselenggaranya Ujian Sekolah dengan label tambahan "Standar
Nasional", namun terobosan DITPAI tersebut merupakan langkah penting untuk
meningkatkan mutu PAI sebagai mata pelajaran wajib yang diikuti peserta didik
(beragama Islam) meskipun hanya 2 jam pelajaran setiap minggunya. Tujuan dari
USSN yang kemudian berganti nama menjadi USBN, digariskan dalam pedoman
pelaksanaannya meliputi 3 hal, yakni menilai pencapaian kompetensi lulusan
secara nasional pada mata pelajaran PAI, meningkatkan mutu penilaian PAI pada
satuan pendidikan dan mengevaluasi kinerja satuan pendidikan berdasar hasil
penilaian PAI. (Ref/Ft:Masgun)
Ka Kemenag Batola : Pendidikan Agama Mempunyai Peran Yang Strategis
Ka Kemenag Batola : Pendidikan Agama Mempunyai Peran Yang Strategis
Marabahan (Kemenag
Kalsel). Pendidikan Agama Islam di sekolah mempunyai
peran yang strategis dalam peningkatan mutu sumber daya manusia, demikian
dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala
(Batola) Drs. H. Rusbandi, MA laksanakan monitoring Ujian Nasional mata
pelajaran PAI di SMA N 1 Marabahan, Senin 18/03/19
Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan agama Islam yang
dilaksanakan di sekolah, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap hasil
pembelajaran peserta didik melalui USBN PAI.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag langsung menyusuri ruang kelas dimana siswa kelas
XII sedang menyibukkan diri mengerjakan
soal ujian mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Mantan kepala kemenag Tanah Laut mengatakan, "Penyelenggaraan Ujian
Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) PAI merupakan salah satu upaya dalam
mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas," ungkapnya.
Kepala sekolah SMAN 1 Marabahan Kasmudin, M.Pd mengatakan Siswa SMA
Marabahan yang beragama islam berjumlah 647 orang dengan rincian 224 orang siswa
kelas X, 214 orang siswa kelas XI dan 209 orang siswa kelas XII. Adapun untuk
USBN PAI Tingkat SMA/SMK Tahun Pelajaran
2017/2018 dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Batola
USBN tingkat PAI di SMAN 1 Marabahan diikuti sebanyak 196 orang siswa
dengan rincian 89 orang laki-laki dan 107 orang perempuan, hari pertama kita
lakukan dengan menggunakan kertas pensil dan besok kita laksanakan dengan online/menggunakan
computer kata kasmudin. (Ref/Ft:Masgun)
Selasa, 12 Maret 2019
Rakor KKMA menggali Problamatika di MA
Rakor KKMA menggali Problamatika di MA
Marabahan (Kemenag Kalsel). Kelompok Kerja Madrasah Aliyah
(KKMA) se Kalimantan Selatan laksanakan rapat koordinasi (Rakor) di MAN 1
Barito Kuala (Batola) Rabu 06/03/19.
Dalam
sambutannya Drs. H. Rusbandi Kepala Kementerian Agama Batola menyampaikan ucapan
selamat datang kepada seluruh peserta, dan berharap kegiatan bisa membawa
manfaat untuk pengembangan mutu madrasah. Adapun tujuannya adalah pertama dalam
rangka menggali problematika di MA. Kedua memusyawarahkan pola kegiatan K3MA
yang lebih efektif guna untuk meningkatkan mutu madrasah. “Melalui kegiatan
ini, diharapkan kegiatan K3MA bisa lebih efektif dan dapat berjalan sesuai apa
yang direncanakan, kata mantan kepala kemenag Tanah laut
Pokok
bahasan dalam rakor diantaranya persiapan menghadapi Ujian Akhir Madrasah
Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK), Drs. Suardi selaku tuan rumah
menjelaskan kepada peserta, bahwa Batola adalah daerah rawa yang banyak
memiliki sungai, jadi nanti semua peserta akan kami bawa wisata susur sungai
kata Suardi.
Sementara Kepala Bidang Drs. H.
Fajriannoor Subhi mengatakan, insya Allah akhir bulan maret guru hasil CPNS
2018 akan ditempatkan sesuai SK BKN, dan pada bulan juli/ Agustus aka nada
pelaksanaan kegiatan Ajang Kreatifitas, Keterampilan, Keagamaan Madrasah (AK3M)
tingkat Kabupaten Kota dan tingkat Provinsi, kata H. Fajriannor Subhi. (Ref/Ft:Masgun)
Selasa, 05 Maret 2019
Kasi PAIS Tutup Kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran GPAI
Kasi PAIS Tutup Kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran GPAI
Marabahan
(Kemenag Kalsel). Kepala Seksi
Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala
(Kemenag) Arip Rosadi, S.Pd.I secara resmi tutup kegiatan Pelatihan model model pembelajaran GPAI zona 7 Anjir
pasar dan anjir muara di MIN 3 Batola Rabu, 27/02/19
alhamdulillah hari ini kegiatan terakhir dari 7
Zona yang telah dilaksanakan, kegiatan hari ini berjalan lancar dan tertib,
mudahan bermamfaat untuk sabarataan dalam rangka peningkatan kompetensi dan
kinerja GPAI Batola, ujar Arip
lebih lanjut Arip mengatakan tujuan pendidkan Islam
adalah untuk membentuk akhlak mulia, persiapan menghadapi kehidupan
dunia-akhirat, persiapan untuk mencari rizki, menumbuhkan semangat ilmiah, dan
menyiapkan profesionalisme subjek didk. Dari lima tujuan pendidikan tersebut
semuanya harus menuju pada titik kesempurnaan yang salah satu indikatornya
adalah nilai tambah kuantitatif dan kualitatif. Dari tujuan tersebut nyatalah
bahwa Islam menginginkan agar kelak setelah mendapat pendidikan agama Islam
terciptalah manusia yang siap dalam segala hal
Sudah dikenal bahwa materi
PAI adalah materi yang bernafaskan agama Islam. Dan juga dalam penyampaian
materi tersebut sudah ada pembagian tersendiri yang terbagi dalam
tingktaan-tingkatan masing-masing. Tingkatan tersebut sesuai dengan usia dan
kemampuan akal anak (biqadri uqulihim). Ini tidak lain agar mereka mampu
merangsang pemikiran serta memperteguh keimanan dan daya kreatifnya, papar
Arip.
Kegiatan dilaksanakan sejak
7 Februari 2019 dan terakhir hari ini, diikuti seluruh guru PAI SD, SMP dan SMA/SMK baik
negeri maupun honorer secara. (Ref/Ft:Masgun)
Tes Haji Batola Diikuti oleh 10 Orang Peserta
Tes Haji Batola Diikuti oleh 10 Orang Peserta
Marabahan (Kemenag Kalsel). Tes tertulis calon petugas Haji
tahun 2019 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) diikuti oleh 10 orang peserta,
acara yang digelar pada hari Senin 25/02/19.
Bertempat di aula
Kementerian Agama
(Kemenag), sebanyak 10
orang peserta yang terdiri dari calon petugas
TPHI (Tim Pembimbing Haji Indonesia) dan TPIHI (petugas kloter)
PPIH Arab Saudi (non kloter) tampak hadir dalam rangka mengikuti tes tahap
pertama.
Dalam sambutannya ketua panitia Drs. H. Akhmad
Fauzi mengatakan bahwa
penyelenggaraan tes tahap pertama ini yakni metode kompetensi
atau tertulis bagi calon petugas untuk musim haji tahun 1440 H/2019 M.
Dikatakannya juga bahwa tes rekrutmen tahun ini sedikit ada peningkatan dari tahun kemaren yang hanya
diikuti oleh 6 orang, dan yang lebih menggembirakan kepala kemenag ikut
berpartisipasi mengikuti tes calon petugas haji.
“ Saya mengaprsiasi
para peserta begitu antusias dan semangat dalam mengikuti rekrutmen petugas
haji tahun ini, selamat berjuang,“ ungkapnya.
Ada dua
tahapan, kata H.
Akhmad Fauzi yakni tahapan pertama
kita adakan tes di tingkat Kabupaten yakni dengan tes tertulis dan di tahapan
kedua dengan menggunakan online Computer Assisted Test (CAT), jelasnya.
“ Sebenarnya menjadi
petugas itu berat, Sebagai petugas itu melayani dan membimbing para jamaah haji
yang kita bawa agar jamaah dan petugas menjadi haji yang mabrur. Apalagi
yang belum pernah naik haji lebih lebih yang lanjut usia (Lansia) yang
membutuhkan bimbingan dan pelayan kita sebagai petugas secara prima, “
pungkasnya.
Sementara itu, JFU pengolag Data seksi haji Eka
Triana Astuti, SE saat dikonfirmasi terkait tahapan rekrutmen
petugas haji 2019, dirinya mengatakan bahwa setelah hasil seleksi tahap pertama
di umumkan, peserta yang lulus nantinya akan mengikuti tes tahap kedua di
Kanwil Kemenag Kalsel yang di perkirakan akan di laksanakan di bulan
maret mendatang, ungkapnya
Dirinya juga berharap
kepada para calon petugas haji, untuk benar-benar meluruskan niatnya
semata-mata untuk beribadah secara ikhlas serta bertugas membatu para
jamaah agar memudahkan dalam menjalani ibadah haji secara sempurna, pungkasnya. (Ref/Ft:Masgun)
Ka Kemenag : Agama adalah Segalanya Bagi Kehidupan Manusia
Ka Kemenag : Agama adalah Segalanya Bagi Kehidupan
Manusia
Marabahan (Kemenag
Kalsel). Agama adalah segalanya bagi kehidupan manusia, karena agama adalah
tiang dari segala tiang didunia yang jika tiang itu runtuh maka manusia berada
pada kerugian, demikian
disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama
(Kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi saat menjadi narasumber pada kegiatan Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Penyuluh Agama Islam Non PNS pada hari
ke dua Rabu, 27/02/19.
Lebih lanjut kepala kemenag menjelaskan, Agama
islam ataupun agama lain merupakan tongkat untuk penunjuk jalan bagi orang
orang yang yang buta akan nilai nilai moral dan norma norma agama yang berlaju
dimasyarakat. Dengan memiliki agama seseorang akan selalu berada pada jalan
kebaikan dan kebenaran yang dapat menguntungkan diri sendiri ataupun orang lain di dalam hidup bermasyarakatnya.
Agama dapat mempersatukan perbedaan kultur dalam masyarakat yang majemuk.
Agama sangat penting dan sangat berperan dalam membentuk dan membangaun tatanan
masyarakat menjadi lebih teratur, terarah dan lebih maju karena ajaran agama
mampu menciptakan kerukunan kultur dan
memperbaiki kualitas pergaulan, pada orang orang yang memiliki perbedaan agama pada
masyarakat yang majemuk agar senantiasa hidup berdampingan tanpa ada rasa iri,
dengki, merasa paling benar dan lain lain, papar mantan ka kemenag Tanah Laut.
DDWK ini dilaksanakan oleh Balai Diklat keagamaan mulai tanggal 23
Februari s.d 03 Maret 2019, dengan peserta seluruhnya adalah Penyuluh Agama
Islam Non PNS di wilayah Batola. (Ref/Ft:Masgun)
Kamis, 28 Februari 2019
Ka Kemenag Buka DDWK
Ka Kemenag Buka
DDWK
Marabahan
(Kemenag Kalsel). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito
Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi secara resmi membuka
kegiatan Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Diklat Teknis Subtantif Penyuluh Agama Islam Non PNS tanggal
26 Februari s.d 03 Maret 2019 di Aula Al Ikhlas Marabahan, Selasa 26/02/19.
Kepala Kemenag mengatakan Penyuluh agama sebagai kepanjangan tangan dari
Kementerian Agama untuk melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama,
memiliki peran penting dalam permasalahan keagamaan yang dihadapi.
Kegiatan ini baik sekali untuk meningkatkan pengetahuan kepribadian, kecakapan bagi
penyuluh, "Sasarannya penyuluh agama non PNS yang mampu
mengembangkan dirinya dalam meningkatkan kompetensi diri. Dijelaskannya pelaksanaan
diklat berlangsung selama 6 hari, dimulai hari Selasa hingga Minggu mendatang,” H. Rusbandi.
Sementara salah seoarang panitia Diklat Misbah Ariani, SE mengatakan Tujuan dari diklat bagi Penyuluh Non PNS ini adalah
menyiapkan penyuluh untuk memiliki pengetahuan, ketrampilan, kecakapan dalam
memberikan penyuluhan serta mempu berkontribusi dan menjadi teladan
dimasyarakat.
"Dengan
pembekalan materi yang akan disampaikan oleh widyaiswara yang berkompeten
dibidangnya diharapkan dapat mewujudkan penyuluh yang memiliki kompetensi serta
melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menyiarkan konsep-konsep yang baik di
masyarakat," ujar ibu
Misbah panggilan akrabnya.
Dalam
melaksanakan fungsinya penyuluh agama harus memiliki keterampilan dan sikap
yang patut diteladani di masyarakat, dan untuk mendukung hal tersebut
maka perlu dilakukan peningkatan kompetensi bagi penyuluh agama non PNS melalui
DDWK ini.
"Penyuluh
adalah ujung tombak Kementerian Agama menjadi garda terdepan di tengah-tengah
masyarakat, baik tidaknya Kemenag ada di tangan penyuluh agama," tegasnya. (Ref/Ft:Masgun)
Jumat, 01 Februari 2019
Seksi PAIS gelar Rapat Koordinasi
Marabahan (Kemenag Kalsel). Seksi Pendidikan Agama Islam
(PAIS) laksanakan rapat koordinasi (rakor) di Aula Al Ikhlas Kementerian Agama
(Kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) kamis, 31/01/19.
Arip Rosadi, S.Pd.I selaku kepala seksi PAIS menjelaskan bahwa rapat kali ini membahas
tentang persiapan Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) PAI dan tindak
lanjut Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Kegiatan ini diikuti oleh semua ketua MGMP SMP dan SMA/SMK, ketua KKG SD se
Batola dan pengawas PAI, kata Arip
Imam
guru PAI SMP4 Belawang berharap, dengan adanya
rakor ini bisa menambah wawasan semua ketua MGMP, KKG dan guru-guru PAI se
Batola, “semoga dengan adanya rakor ini semua urusan jadi mudah dan adanya
persamaan persepsi dalam membaca peraturan” harap Imam
(Ref/Ft:Masgun)
Ka.Kankemenag: Kemenag Akan Bantu Pencairan Dana PIP
Marabahan
(Kemenag Kalsel) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag)
Kabupaten Barito Kuala (Kab.Batola) Rusbandi, mengatakan Kemenag akan
membantu pencairan dana manfaat Program Indonesia Pintar (PIP). Hal itu
disampaikannya saat kembali dari kegiatan penyerahan Kartu Indonesia
Pintar (KIP) dan manfaat program Indonesia Pintar (PIP) yang dipusatkan
di Gedung Serbaguna Pemerintah Daerah Batola, Selasa (29/01/19).
Ditemui di
ruang kerjanya H. Rusbandi mengatakan Kemenag akan terus berupaya
menyelesaikan berbagai kendala pencairan PIP bagi siswa yang telah
memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP). "Kemenag berkomitmen untuk terus
mengupayakan agar siswa terutama yang sudah menerima Kartu PIP sesegera
mungkin mengambil manfaat dari program ini, kami terus berupaya membantu
menyelesaikan kendala-kendala yang mereka hadapi," kata mantan
Ka.Kankemenag Tanah Laut.
H. Rusbandi
juga mengapresiasi semangat dari para siswa dalam menuntut ilmu. Ia
mengingatkan penggunaan dana PIP harus dimanfaatkan untuk keperluan
sekolah. “Manfaat PIP memang harus digunakan sebesar-besarnya untuk
keperluan sekolah putra-putri Bapak dan Ibu. Jangan digunakan untuk
hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan sekolah," ujar H.
Rusbandi.
Bupati Batola
Hj Noormiliyani sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas
bantuan beasiswa PIP melalui Kemenag. Ia menyatakan, terobosan dari
Pemerintah Pusat yang sangat penting ini tentunya harus mendapat
dukungan yang melibatkan semua pemangku kepentingan.
Untuk itu,
bupati perempuan pertama di Kalsel ini berharap, penerima dana harus
didata dengan baik dan tepat sasaran seperti peseta didik yang berasal
dari keluarga miskin atau rentan miskin dan dengan pertimbangan khusus
seperti peserta didik dari peserta PKH, KKS, anak yatim piatu, panti
sosial, terkena dampak bencana alam, kelainan fisik, keluarga terpidana
dan lain-lain sesuai dengan juknis PIP Tahun 2016.
Sebelumnya,
Sekjen Kemenag yang juga Plt Inspektur Jenderal Kemenag H.M Nur Kholis
Setiawan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini hanya merupakan
siklus pengawasan terhadap program PIP yang dilaksanakan Kemenag untuk
memastikan kegiatan telah berjalan dengan baik dan sesuai peruntukannya.
Sedikitnya 500
siswa sekolah yang berada di lingkup Kemenag Kab. Batola menerima
Beasiswa PIP, ke 500 Kartu Indonesia Pintar yang disalurkan tersebut
terdiri dari 144 untuk siswa MIN, 116 untuk siswa MTsN, 23 untuk siswa
MTsS, 128 untuk siswa MAN, 9 untuk siswa MA, 20 untuk santri Ula, 40
untuk satri wustha, dan 20 untuk santri Ulya. (Rep/ Ft: Masgun)
Ka Kemenag : Batola Daerah Yang Agamis
Ka Kemenag : Batola Daerah Yang
Agamis
Marabahan (Kemenag Kalsel). Ditemui usai menghadiri puncak hari jadi Batola ke 59 Selasa
(08/01, Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batola Drs. H. Rusbandi
menyampaikan bahwa kabupaten Kabupaten Barito Kuala (Batola) adalah daerah yang
Agamis, karena daerah agamis ini kami berharap dengan pemerintahan ibu Hj.
Normiliyani ini bisa lebih respon dengan kegiatan keagamaan dan bisa
meningkatkan dana bantuan untuk kegiatan keagamaan seperti MTQ, PHBI dan untuk
sekolah-sekolah keagamaan, kata mantan ka Kemenag Tanah Laut.
Gubernur
Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor mengatakan, Batola memiliki potensi
besar di sektor pertanian, tanaman pangan dan hortikultura. Pernyataan gubernur
tersebut diutarakannya pada sambutannya di puncak peringatan Hari Jadi (Harjad)
ke-59 Kabupaten Batola, “Bukti Batola berpotensi besar di sektor pertanian
setidaknya dibuktikan dengan ditempatnya pelaksanaan HPS,” tukas gubernur.
Karenanya, gubernur yang akrap disapa Paman Birin itu, mengimbau Pemkab Batola
dan masyarakat harus yakin dan optimis bahwa daerahnya akan bangkit dan bisa
lebih maju dari sekarang dengan mewujudkan orientasi pembangunan dalam
keseimbangan dan keterpaduan yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi
masyarakat. “Ayo gelorakan semangat membangun. Membangunlah untuk banua dengan
semangat haram manyarah waja sampai kaputing. Mari kita bulatkan tekad untuk
terus bergerak maju dalam membangun daerah secara berkesinambungan dan
berkelanjutan,” tutur gubernur. Terkait Harjad, gubernur mengatakan, seperti
yang disampaikan di usia 59 tahun Batola telah banyak keberhasilan yang dicapai
mulai perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur,
pendidikan, kesehatan, ekonomi, pelayanan masyarakat, hingga pencetusan
program-program yang berpihak dan mengangkat kemandirian masyarakat. Atas
keberhasilan itu, gubernur mengimbau pemerintah dan masyarakat Batola wajib
bersyukur agar berkah, kenikmatan, dan kemajuan akan terus bertambah serta
lebih besar lagi. “Lain syakartum laadzidannaku walainkafartum innaazabi
lasyadid. Apabila kamu bersyukur niscaya akan kutambah dan apabila tidak
bersyukur maka azabku akan pedih,” kata gubernur seraya menyitir firman Allah.
Sebelumnya,
Bupati Batola Hj Noormiliyani dalam laporannya, sejak dilantik Gubernur Kalsel
4 November 2017 dirinya bersama Wakil Bupati H Rahmadian Noor telah menjabat 1
tahun 2 bulan. Sehubungan dengan Harjad Batola, mantan Ketua DPRD Provinsi
Kalsel itu mengatakan, di usia ke-59 tahun dinamika penyelenggaraan
pemerintahan di Batola terus mengalami kemajuan serta banyak memberi manfaat
bagi masyarakat. Salah satu bukti dari kemajuan itu, kata dia, dengan adanya
ruas jalan Taman Sari Bunga yang menghubungkan antara Kecamatan Tamban, Anjir
Muara, Mekasari, dan Tabunganen. Ke-depan, menurut Noormiliyani, pihaknya akan
melanjutkan pembangunan ke arah selatan yang menghubungkan empat kecamatan
yakni Kuripan, Tabukan, Bakumpai, dan Marabahan atau disingkat Kuta Bamara.
Peringatan
Batola yang lahir pada 4 Januari 1959 kali ini berlangsung cukup semarak.
Berbagai persembahan turut mewarnai perayaan. Di antara persembahan tari Radap
Rahayu (Penyambutan), tari Batamat, menyanyikan lagu mars Bergerak ciptaan
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, menyanyikan lagu Batola Ulek Marabahan,
penyerahan penghargaan IRSA (Indonesia Road Sefety Award) dari Kapolres Batola
kepada Bupati sebagai salah satu daerah dengan kepadatan rendah pada pilar I
yaitu manajemen dengan keselamatan jalan. Puncak Harjad Batola ke-59 juga
dirangkai berbagai penyerahan seperti penyerahan tali asih kepada para penuntut
Kabupaten Batola atau ahli waris, penyerahan piagam penghargaan kepada BUMDes
terbaikse-Batola tahun 2018, penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa desa
berprestasi seperti penyaluran dana desa tercepat, kepatuhan pembayaran pajak
pembangunan atas APBDes, terbaikk inovasi bidang air bersih, dan inovasi bidang
kesehatan.
Selanjutnya juga diserahkan
penghargaan atas komitmen dan kecepatan dalam penuntasan membayar PBB,
penghargaan atas komitmen peningkatan pemungutan dan upaya penggalian potensi
PBB, dan lainnya.
Di kesempatan puncak Harjad
ke-59 ini pula Bupati Batola Hj Noormiliyani berkesempatan melakukan
penandatanganan sejumlah prasasti pembangunan berupa Mal Pelayanan Publik,
Pasar Ikan Wangkang Marabahan, dan gedung pengujian kendaraan bermotor. (Ref/Ft:Masgun)
Ka Kemenag Buka Kegiatan Bimbingan Perkawinan
Ka Kemenag Buka Kegiatan
Bimbingan Perkawinan
Marabahan (Kemenag Kalsel). Kepala
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H.
Rusbandi secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Perkawinan pra nikah bagi
calon pengantin (Catin) di Aula Sanggar Kegiata Belajar (SKB) Marabahan Kamis
10/01/19.
Dalam sambutannya mantan kepala
kemenag Tanah Laut ini berpesan kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini sampai
selesai karena sangat penting dalam membina keluarga menuju keluarga yang sakinah,
mawaddah dan rahmat.
Keluarga sakinah adalah keluarga
yang dibina atas perkawinan yang sahserta mampu memenuhi kebutuhan lahir dan
batin, keluarga sakinah adalah dambaan setiap individu untuk mewujudkan
kebahagiaan didunia dan menuju kebahagiaan diakhirat yang hakiki, jelas H.
Rusbandi
Sebelumnya Drs. H. Mi’in selaku
panitia mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta, maksud dan
tujuan diadakan kursus calon pengantin adalah untuk memberikan pemahaman yang
tinggi kepada catin tentang tata cara membina rumah tangga, untuk meningkatkan
sumber daya manusia secara terpadu antara masyarakat dan pemerintaha agar
pasangan suami istri dapat memenuhi maksud dan tujuan pernikahan yaitu
terwujudnya kelurga sakinah, mawaddah dan rahmah, kata H. Mi’in. (Ref/Ft:Masgun)
Langganan:
Postingan (Atom)
TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA
TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA ...
-
Marabahan (Kemenag Kalsel) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Barito Kuala (Kab.Batola) Rusbandi, menga...
-
Contoh KOP Surat KUA berdasarkan KMA no 9 Tahun 2016 Download KOP KUA sesuai Juknis https://drive.google.com/file/d/16cWxCtV4W-MhN9F...
-
Anjir Pasar pertahankan Juara Umum MTQ Marabahan (Kankemenag Batola). Kecamatan Anjir Pasar kembali raih juara umum pada Musabaqah Ti...






