Jumat, 26 Oktober 2018

DAFTAR NAMA KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA BARITO KUALA DARI MASA KE MASA


DAFTAR PEJABAT KEPALA KANTOR
NO
TAHUN
NAMA PEJABAT
NAMA INSTANSI
KET.
1
1950 – 1957
KH. MUHAMMAD BASYUNI
KUA Kec. Bakumpai
Kepala
2
1957 – 1961  
H. ASRANUDIN. G
KUA Kec. Bakumpai
Pgs
3
1961 – 1966
M. MAHYUNI MA’RUF
KUA Dati II Kabupaten Barito Kuala
Kepala
4
1966 – 1971
ASRANUDIN. G
KUA Dati II Kabupaten Barito Kuala
Kepala
5
1971 – 1982
H. ASRANUDIN. G
Perwakilan Departemen Agama / Kantor Departemen Agama
Kepala
6
1982 – 1988
Drs. H. HUSAINI SYAKHRASI
Kantor Departemen Agama
Kepala
7
1988 – 1994
Drs. H. USMAN DJAFRI
Kantor Departemen Agama
Kepala
8
1994 – 1997
Drs. H. HUSAIN AHMAD
Kantor Departemen Agama
Kepala
9
1997 - 2005
Drs. H. SUHARMAN. DJ
Kantor Departemen Agama
Kepala
10
2005 – 2007
Drs. H. DARUL QUTNI, MH
Kantor Departemen Agama
Kepala
11
2007 – 2010
Drs. H. ANANG RAHMANI
Kantor Departemen Agama
Kepala
12
2010 – 2011
Drs. ABDUL RAHMAN
Kementerian Agama
Pgs
13
2011 – 2012
Drs. MUSLIM, M.Pd.I
Kementerian Agama
Pgs
14
2012 – 2015
Drs. H. SOFRAYANI, M.Pd.I
Kementerian Agama
Kepala
15
2015 - 2017
DR. H. AHMADI H. SYUKRAN, MM
Kementerian Agama
Kepala
16
2017 - 2018
H. RUSMADI, S.Ag, S.Pd.I, MM
Kementerian Agama
Kepala
17
2018 - 2018
Drs. H. MUSLIM, M.Pd.I
Kementerian Agama
Plt.
18
2018 - sekarang
Drs. H. RUSBANDI, MA
Kementerian Agama
Kepala

Ka Kemenag Batola Buka Suscatin

Marabahan – Kemenag Kalsel. Kepala Kantor Kementerian Agama (kakan kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA secara resmi membuka kegiatan Kursus Calon Pengantin (Suscatin) di Aula al Ikhlas, Selasa 23/10/18. Dalam sambutannya di depan 30 pasang peserta H. Rusbandi menegaskan kembali amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Perkawinan merupakan ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri, dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Lebih lanjut dijelaskan, penasihatan pra-perkawinan biasa dikenal dengan berbagai istilah lain seperti screening, penataran pranikah, penyuluhan pranikah, kursus pranikah, atau suscatin adalah upaya Pemerintah didalam mengantisipasi berbagai masalah di dalam rumah tangga. Tingginya angka perceraian merupakan salah satu indikator bahwa masih banyak masyarakat yang rendah sisi pemahaman ilmunya didalam membina dan membangun rumah tangga yang baik dan ideal, adanya pernikahan dini dan rendahnya pemahaman agama, ditambah lagi beberapa faktor lainya seperti perkembangan teknologi yang semakin mudah diakses dimasyarakat, maraknya media sosial yang bisa memicu terjadinya persoalan dalam rumah tangga, sehingga bisa menjadi faktor perceraian di masyarakat, imbuh mantan ka Kemenag Tanah Laut. Sebelumya panitia pelaksana Hadrian, S.Ag dalam laporan kegiatanya menjelaskan, kegiatan suscatin ini merupakan kegiatan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawin. Setiap calon pasangan suami istri yang akan melaksanakan pernikahan diwajibkan untuk mengikuti suscatin, jelas Hadrian. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang tinggi kepada calon pengantin tentang tata cara membina rumah tangga, dan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) secara terpadu antara masyarakat dan pemerintah agar pasangan suami istri dapat memahami maksud dan tujuan perkawinan demi terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah (Samara) "Melalui kegiatan ini tentu saya berharap agar peserta suscatin dapat mempersiapakan diri lahir dan batin untuk memasuki gerbang kehidupan rumah tangga, semoaga menjadi keluarga yang samara", pungkas Hadrian. (Ref/ft:Masgun)

Batola Peringati Hari Santri

Marabahan – Kemenag Kalsel. Santri Pondok Pesantren se Kabupaten Barito Kuala (Batola) peringatan ikuti Upacara peringatan Hari Santri di Lapangan Lima Desember Marabahan, Senin 22/10/18 2500 lebih santriwan santriwati mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional. Upacara yang dirangkai Pelantikan Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Lembaga Rabithah Ma’ahid Islamiyah (LRMI) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan se-Batola masa khidmat 2018-2023 ini dipimpin Sekda kab Batola H Supriyono. Dalam sambutan tertulis Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekdakab Batola Supriyono mewakili bupati mengatakan, Peringatan Hari Santi Nasional yang digelar kali ini merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia yang merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri. Dikatakan, selama ini kalender pemerintah yang menggunakan hitungan masehi selalu mencantumkan tanggal merah ketika bertepatan dengan 1 hijriyah sebagai tahun baru Islam. Dimana tanggal itu memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang mempetemukan dua kelompok umat Islam, kaum muhajirin dari Mekkah dan kaum Anshar sebagai penghuni Madinah. Penduduk Madinah atau kaum Anshar tidak mempersoalkan momentum disebut hijriyah yang identik dengan kaum muhajirin. Sebaliknya, lanjut menteri, justru momentum itu membuahkan persaudaraan dan persahabatan yang sangat bersejarah bagi umat Islam sehingga kedua pihak saling berkonstribusi membangun masyarakat madani yang kemudian menjadi contoh ideal peradaban duni. Belajar dari sejarah itulah, pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya NKRI. Oleh karenanya, menurut menteri, Peringatan Hari Santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan. Disebutkan, Hari Santri merujuk pada keluarnya resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 yang memantik terjadinya peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian diperingati sebagai hari pahlawan. Resolusi jihad, sambungnya, adalah seruan ulama-santri yang mewajibkan setiap muslim Indonesia untuk membela kedaulatan tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada bagian lain menteri menyampaikan, melalui upacara bendera Hari Santri kali ini mengusung tema “Bersama Santri Damailah Negeri.” Isu perdamaian ini diangkat, sebutnya, sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan seperti maraknya Hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme. Upacara Peringatan Hari Santri di Batola ini juga dihadiri Sekretaris NU Kalsel Berry Nahdian Furkon, Kapolres Batola AKBP Mugi Sekar Jaya S.Sos SIK, para forkopimda lainnya atau yang mewakili, Ketua dan Pengurus MUI Batola, Ketua dan Pengurus NU Batola, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. (Ref/ft:Masgun)

63 Pengurus UPZ Madrasah Dilantik

Marabahan – Kemenag Kalsel. 63 orang pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Madrasah Negeri se Barito Kuala (Batola) dilantik di Aula Mufakat Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala Rabu, 10/08/18 Bupati Barito Kuala dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs Akhmad Mawarni SPd Asisten Bidang Kemasyarakatan, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Batola, Baznas Batola dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Marabahan, dan berharap dengan kegiatan semacam ini bisa mempererat hubungan baik antara kemenag dan Pemda. Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, meski indonesia bukan negara Islam, jumlah penduduk muslim yang besar ini diharapkan bisa mengentaskan masyarakat dari kemiskainan, dan zakat memiliki potensi vertikal dan horisontal secara tidak langsung zakat bisa membantu negara dalam mengentaskan dari kemiskinan, “percayalah dengan zakat kita akan kuat” pungkas Bupati. Sebelumnya Kepala kantor kementerian Agama Batola Drs. H. Rusbandi, MA dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pengurus UPZ yang lama maupun yang akan dilantik karena telah berkenan hadir dan meluangkan waktu untuk kegiatan ini. mantan ka kemenag Tanah laut ini juga mempersilakan kepada BPD jika ingin membuka counter penermaan pembayaran Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) di kan Kemenag Batola. Panitia kegiatan H. Hazrul Aswad, S.AP mengatakan kegiatan ini, selain pelantikan pengurus UPZ madrasah, juga ada Sosialisasi Undang-udang zakat nomor 23 tahun 2011, dan sosialisasi penerimaan BPIH di BPD Cab Marabahan dari BPD. (Ref/Ft:Masgun)

Kemenag Batola Rencanakan Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Marabahan – Kemenag Kalsel. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA mengatakan, Kemenag Batola akan laksanakan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) untuk calon jemaah haji, hal ini disampaikan saat melepas rombongan tamu dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Marabahan di Kantor Kemenag Batola Kamis, 11/10/18 Lebih lanjut H. Rusbandi menjelaskan, Pelayanan yang singkat dan tidak berkesan bolak balik bagi calon jamaah haji yang akan mendaftarkan diri menjadi prioritas bagi peningkatan pelayanan kepada jamaah. berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik khususnya mewujudkan pendaftaran calon haji dalam satu atap. PTSA untuk pendaftaran calon haji pertama kali ditawarkan ole mantan ka kemenag Tanah Laut ini kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Marabahan pada saat pelantikan pengurus Unit Pengumpul Zakat di Aula Mufakat Rabu 10/10/18, tapi belum ada tindak lanjutnya. Dan pada kesempatan hari ini pihak BRI Cabang Marabahan datang berkunjung menjadi pihak kedua yang mendapat tawaran untuk membuka counter layanan pendaftaran calon jemaah haji dalam satu atap di lingkungan kemenag Batola Dijelaskan oleh Kakemenag, pemerintah (red. Kementerian Agama) telah melakukan berbagai koordinasi dengan pihak terkait serta inovasi beberapa program untuk meningkatkan pelayanan ibadah haji ini, mengingat daftar tunggu keberangkatan jamaah semakin panjang. Ditegaskan bahwa keberangkatan jamaah haji urut sesuai dengan porsi keberangkatan. "Saya jamin keberangkatan jamaah sesuai dengan porsi, tidak saling mendahului," tegasnya. H. Rusbandi mengingatkan bagaimanapun kondisi sarana prasarana yang ada, agar tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Cari terobosan baru dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," himbaunya. Dicontohkan, masih ada kemungkinan pelayanan satu atap ini diselenggarakan di lingkungan Kementerian Agama, "Pendaftaran nikah juga bisa menerapkan pelayanan satu atap. Intinya, ukir prestasi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kementerian Agama," pungkasnya. (Ref/Ft:Masgun)

Ka Kemenag : Belajar 2 Jam Insya Allah Pandai

Marabahan – Kemenag Kalsel. Dalam sehari semalam belajar 2 jam secara rutin setiap hari Insya Allah akan menjadikan orang menjadi pandai/pintar demikian disampaikan Kepala kantor Kementerian Agama (Kakan kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA saat memberikan sambutan sebelum melepas pawai ta’aruf menyambut tahun baru Hijriah di Halaman MTsN 1 Batola Senin, 10/09/18. “minimal belajar dalam sehari semalam dua jam, waktunya terserah saja mau dibagi jadi berapa kali, apakah dua kali atau empat kali yang terpenting belajarnya minimal dua jam, bisa saja belajar sambil mendengar musik, atau sambil bermain, atau juga sambil nonton TV, dan waktunya itu bisa setelah sholat Ashar, setelah sholat maghrib, setelah sholat isya, dan setelah sholat subuh” kata mantan ka Kemenag Tanah Laut dihadapan ratusan siswa (i) peserta pawai ta’aruf. Kepala kemenag berharap dengan peringatan tahun baru islam satu muharam yang terjadinya hijrahnya nabi Muhammad SAW dari mekah menuju madinah, diharapkan kepada semua siswa madrasah juga bisa mencontoh hijrahnya nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan hijrah dari malas belajar menjadi rajin belajar, dari yang sebentar belajar menjadi banyak belajar, harap H. Rusbandi Panitia kegiatan pekan Muharam H. Junaidi, S.Pd.I yang juga kepala MAN 5 Batola mengatakan kegiatan menyambut tahun baru islam ini dilaksanakan secara bersama atau gabungan antara MAN 5 Batola, MTsN 1 Batola dan MIN 1 Batola, adapun kegiatannya lomba Tahfiz putra putri, lomba adzan putra, lomba pidato bahasa indonesia putra-putri dan puncak acaranya adalah pawai ta’aruf pada hari ini. Selain dini kegiatan serupa juga dilaksanakan diberbagai tempat seperti di MTsN 5 Batola, MTsN 4 Batola di MTsN 6 Batola yang intinya kemeriahan menyambut tahun baru hijriah ini dirasakan oleh semua Madrasah dari RA, MI, MTs dan MA baik negeri maupun swasta pungkas Junaidi. (Ref/Ft: Masgun)

Kabag TU : ASN Jangan Terlibat Politik

Marabahan – Kemenag Kalsel. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (kemenag) jangan terlibat dan melibatkan diri dalam politik, demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha (kabag TU) Kantor Wilayah kementerian Agama provinsi kalimantan selatan Drs. H. Muslim, M.Pd.I pada acara pisah sambut kepala kemenag Barito Kuala (Batola) dari pejabat lama Drs. H. Muslim, M.Pd.I kepada Drs. H. Rusbandi, MA di Aula Al Ikhlas, Senin 17/09/18. ASN khususnya di lingkungan Kemenag Batola diharapkan selalu menjaga kondisi sosial politik di tengah masyarakat dengan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, mengingat tahun ini adalah tahun politik jadi kepada ASN jangan sembarangan menyebar berita yang berindikasi politik kalau tidak ingin kena masalah. “Meski pemilu masih tahun depan namun sebagai ASN diharapkan selalu menjaga martabat dan netralitas dirinya,” tegas Muslim. Jangan sampai ASN terlibat aktif dalam mengorganisir dan mempengaruhi pemilih dalam menentukan calon pemimpin yang harus dicoblosnya. “Kita ASN adalah orang cerdas, memiliki pekerjaan yang terbilang baik. Mari kita jaga itu agar jangan sampai kita terjerat masalah hukum dan dipecat karena kelalaian kita sendiri “ pungkasnya. Sebelumnya kakan kemenag Batola Drs. H. Rusbandi, MA mengatakan sebagai pejabat baru pada kantor kemenag Batola mengharapakan bantuan dan dukungan semua pejabat lingkup Kemenag Batola, agar program-program kegiatan bisa berjalan sesuai keinginan kita bersama, apapun yang ada masalah nantinya mari kita musyawarahkan agar Kemenag Batola menjadi yang terbaik se Kalimantan Selatan, kata H. Rusbandi. (Ref/Ft: Masgun)

Kakanwil Resmikan PTSP Kemenag Batola

Marabahan – Kemenag Kalsel. Kepala kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Noor fahmi, MM didampingi kabag Tata Usaha Drs. H. Muslim, M.Pd.I meresmikan ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) milik kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Barito Kuala (Batola) yang ditandai dengan pengguntingan tali pita, senin 17/09/18. Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa PTSP ini merupakan salah satu program Direktif menteri agama yang telah dituangkan dalam peraturan Menteri Agama Nomor 65 Tahun 2016 tentang pelayanan terpadu. “Alhamdulillah di Batola sudah ada PTSP nya diresmikan hari ini, selain PTSP kan Kemenag Batola, juga sudah ada beberapa kabupaten/kota yang memiliki PTSP yaitu Tanah Laut dan Tanjung” ujar Kakanwil. Selain itu, Kakanwil juga berharap dengan diresmikan PTSP di Batola ini bisa menjadi motivasi dan pemicu semangat bagi Kankemenag Kabupaten/Kota lainnya untuk segera mewujudkan PTSP. Kakanwil juga meminta ASN Kemenag Batola untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan cepat, tepat dan mudah serta tidak berbelit-belit, juga harus memiliki inovasi dalam melaksanakan tugas. Kakan kemenag Batola Drs. H. Rusbandi, MA melaporkan kepada kakanwil, PTSP kemenag Batola akan melayani tujuh puluh satu jenis pelayanan, mulai dari pelayanan bidang pendidikan, haji dan umrah, Bimas Islam dan sekretariat. Peresmian PTSP tersebut selaian disaksikan seluruh ASN Kankemenag Batola juga disaksikan oleh masyarakat yang berkebetulan berurusan di kantor. (Ref/Ft: Masgun)

Ka Kemenag Kukuhkan 14 orang Pengurus Pokjaluh

Marabahan – Kemenag Kalsel. Dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh)l di Barito Kuala (Batola) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan kemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Drs. H. Rusbandi, MA melantik 14 Pengurus di Aula Al Ikhlas kamis, 06/09/18 Mengawali sambutannya H. Rusbandi mengatakan untuk mendapatkan pengakuan dan pengukuhan panjang juga perjuangannya. Alhamdulillah melalui perjuangan yang panjang pengukuhan pengurus pokjaluh Batola bisa kita lalui. “Alhamdulillah pada hari ini kita telah melaksanakan pengukuhan pengurus pokjaluh Batola dengan lancar,” kata mantan kepala Kemenag tanah Laut. Dalam arahannya Rusbandi menyampaikan 3 hal penting kepada pengurus, pertama mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan, karena pengurus mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap pokjaluh dipastikan sebuah organisasi harus ada AD/ART sehingga ada payung hukum dan ada dasar hukumnya yang kuat. Beliau berharap semua pengurus yang baru dikukuhkan paham tugas dan tanggung jawabnya masing-masing itu sangat penting. Karena tidak akan berjalan dengan maksimal kalau tidak paham tugas dan tanggung jawab yang benar. “ Tolong pahami, tugas dan tanggungjawab pokjaluh sehingga dalam menjalankan suatu kegiatan dapat berjalan dengan benar sesuai dengan program yang direncanakan,” ungkapnya. Hal Kedua kata Rusbandi, eksistensi keberadaan para penyuluh fungsional maupun penyuluh honorer kedua-duanya sangat penting karena penyuluh merupakan tangan panjang pemerintah dalam menyampaikan pesan –pesan yang membangun . “Keberadaan penyuluh sangat penting, karena keberadaan dipandang perlu ada dan penyuluh mempunyai tugas yang sangat mulia,” ucapkan. Selanjutnya hal yang ketiga, program yang sudah baik yang dilaksanakan oleh pengurus lama agar tetap dilanjutkan. (Ref/Ft: Masgun)

Rabu, 05 September 2018

Penyuluh : Sholawat dari Allah Adalah Rahmat

Marabahan – Kemenag Kalsel. Sebagian ulama mengatakan bahwa makna shalawat dari Allah adalah rahmat, dari malaikat adalah istigfar (mohon ampunan) dan dari manusia adalah do’a. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali kata Husnul Khatimah, S.Ag Penyuluh Agama Islam kecamatan Alalak saat menyampaikan ceramahnya di rutan Marabahan Selasa, 04/09/18 Makna shalawat dari Allah Ta’ala kepada hamba-Nya adalah limpahan rahmat, pengampunan, pujian, kemualian dan keberkahan dari-Nya. Ada juga yang mengartikannya dengan taufik dari Allah Ta’ala untuk mengeluarkan hamba-Nya dari kegelapan /kesesatan menuju cahaya/petunjuk-Nya lebih lanjut Husnul menyampaikan yang dimaksud dengan shalawat di sini adalah shalawat yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits yang shahih. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mengamalkannya. Semoga Allah selalu memberi kita ilmu yang bermanfaat, tutup husnul. (Ref/Ft: Masgun)

Rabu, 08 Agustus 2018

JCH Batola Laksanakan Sholat Hajat

Marabahan – Humas. Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Barito Kuala (Batola) laksanakan Sholat hajat di masjid Nurul Anwar Marabahan Senin, 06/8/18. Pelaksanaan sholat hajat secara resmi ini adalah ide dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batola Drs. H. Rusbandi, MA dan termasuk yang pertama untuk kabupaten Batola, sholat hajat ini dilakukan sebagai permintaan doa agar agar mereka yang berangkat haji tersebut diberikan keselamatan dan kemudahan dalam melakukan ibadah hajinya sehingga terkabul hajatnya untuk menunaikan haji, kata mantan ka kemenag Tanah Laut. Drs. H. Asqalani, LC (H. Iwat) dalam sambutannya berpesan kepada JCH agar nanti saat berangkat barang tentengan jangan diserahkan kepada orang lain apalagi orang yang tidak dikenal, kemudian kondisikan saat mau berangkat atau naik bis nanti jangan lagi ada salaman dan lain-lain habis-habiskan sekarang sebelum nanti sudah masuk kedalam rombongan, juga bagi pengantar nanti jangan sampai mengganggu JCH, kata H. Asqalani. (Ref/Ft: Masgun)

Wakil Bupati Lepas JCH Batola

Marabahan – Humas. Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) H. Rahmadiannoor, ST secara resmi melepas rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) Batola di Aula selidah Senin 06/8/18. Dalam sambutannya Wakil Bupati berpesan kepada JCH Batola agar selalu menjaga nama baik daerah ketika sudah berada disana, jaga selalu kesehatan dan keselamatan, jangan lupa selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan petugas. Bawa selalu identitas diri ketika bepergian dan jangan sendirian sebaiknya bila bepergian kemanapun selalu berombongan, kata Wakil Bupati Batola. Sementara kepala kantor kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Batola dalam laporannya mengatakan JCH Batola yang akan berangkat berjumlah 210 orang, untuk tahun ini ada tiga kecamatan yang tidak ada jemaah hajinya, Kecamatan Tabukan, Jejangkit dan Wanaraya. JCH Batola terbagi menjadi dua Kelompk Terbang (Keloter), tempat pemberangkatanya ada dua tempat yaitu di Kubah datu Abdusshamad dan di Masjid Jamhuri Aisyah, insya Allah pemberangkatan akan dilaksanakan pada hari Jum’at 10 Agustus 2018, mudahan semua JCH Batola mendapatkan haji Mabruru kata mantan Ka Kemenag tanah Laut. (Ref/Ft: Masgun)

TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA

  TUGAS POKOK PENYULUH TUGAS POKOK PENYULUH AGAMA ISLAM HONORER                         KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BARITO KUALA    ...